Menu

Mode Gelap
Pentingnya Dukungan Teknologi untuk Meningkatkan Efektivitas Penggunaan Rempah di Aceh Menurut Kemenko PMK Dokter Pur Menginginkan Agar Program JKA Tetap Berjalan Tanpa Henti Demi Kebaikan Masyarakat Aceh Simeulue Memimpin Produksi Cengkeh untuk Mendukung Tema PKA KE-8 Wali Kota Lhokseumawe Mendorong BUMN dan Bank untuk Meningkatkan Kontribusi Mereka dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Sekretaris Daerah Memimpin Pertemuan Persiapan PKA di Anjungan Aceh Besar

SOSIAL BUDAYA · 23 Sep 2023 08:00 WIB ·

Abdullah Puteh Ajak Pemerintah Prancis Bangun Pusat Studi Prancis dan Water Treatment di Aceh


 Abdullah Puteh Ajak Pemerintah Prancis Bangun Pusat Studi Prancis dan Water Treatment di Aceh Perbesar

Banten – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Provinsi Aceh, Prof. Abdullah Puteh, menghadiri Forum Sinergi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSP) DPD RI di Banten pada Kamis (21/09). Forum ini merupakan wadah dialog penting antara berbagai pihak untuk membahas potensi pengembangan daerah, khususnya di wilayah Banten.

Forum Sinergi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Ketua BKSP DPD RI, Ir. Darmansyah Husein; Direktur Institut français Indonésie, Mr. Juless Irrmann; serta pejabat dari Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi Banten.

Dalam forum ini, para peserta aktif membahas potensi-potensi pengembangan yang ada di Banten. Diskusi melibatkan berbagai aspek, termasuk ekonomi, pendidikan, budaya, dan lingkungan. Sinergi antara berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat menghasilkan solusi-solusi inovatif yang mendukung pembangunan daerah.

Prof. Abdullah Puteh, sebagai anggota DPD RI yang mewakili Provinsi Aceh, menekankan pentingnya memajukan wilayah-wilayah yang ada di Nusantara, termasuk Aceh. Beliau mengungkapkan bahwa kerjasama antarwilayah sangat diperlukan untuk memaksimalkan potensi yang ada dan mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami mengajak Pemerintah Prancis untuk mempertimbangkan pembangunan Pusat Pendidikan dan Studi Perancis di Aceh, khususnya di kota Lhokseumawe. Ini adalah langkah penting untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis serta meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Aceh,” ujar Prof. Puteh.

Selain itu, Prof. Abdullah Puteh juga mengusulkan kerjasama dalam bidang pengelolaan air (Water Treatment) di Aceh.

“Peningkatan infrastruktur dan pemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan adalah langkah yang sangat relevan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan pelayanan masyarakat. Kami mengajak agar Pemerintah Prancis bisa membantu kami dalam pengelolaan sumber daya air di Aceh,” kata Senator Aceh tersebut.

Forum Sinergi BKSP DPD RI tahun 2023 merupakan langkah positif dalam memperkuat kolaborasi antarwilayah dan antarlembaga untuk mencapai pembangunan yang lebih baik. Anggota DPD RI Provinsi Aceh, Prof. Abdullah Puteh, berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh dan Indonesia pada umumnya melalui kerjasama yang berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Simeulue Memimpin Produksi Cengkeh untuk Mendukung Tema PKA KE-8

5 November 2023 - 10:00 WIB

Wali Kota Lhokseumawe Mendorong BUMN dan Bank untuk Meningkatkan Kontribusi Mereka dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani

4 November 2023 - 13:00 WIB

Sekretaris Daerah Memimpin Pertemuan Persiapan PKA di Anjungan Aceh Besar

3 November 2023 - 10:00 WIB

Masyarakat Blokir Tempat Pembuangan Akhir, Sejumlah Ratusan Ton Sampah Menyumbat di Takengon

30 October 2023 - 15:00 WIB

Mengatasi Masalah Pendangkalan, Dinas Perikanan sedang melakukan Penggalian untuk Membersihkan Jalur Pelayaran Kapal di Perairan Anak Laut.

28 October 2023 - 13:00 WIB

Strategi Inovatif Pemanfaatan Limbah Pertanian untuk Meningkatkan Kualitas Udara

27 October 2023 - 10:00 WIB

Trending di PERTANIAN